Senyummu, Ayah


Senyummu, Ayah
Itu yang tersisa
Menggelayut dalam sukmaku
Terus ...
Bersama usiaku
Terus ...
Menemani saat-saatku
Merindukanmu

Air mataku tak pernah kering
Mengenang senyummu, Ayah
Sayang ...
Andai masa-masa itu masih ada
Waktu ...
Andai bisa berputar

Senyummu, Ayah
Itu yang tersisa
Mengiringi keheninganku
Dalam Doa
Dalam Harap
Senyummu ada di sisi-Nya

Posting Komentar

1 Komentar

Fulky Ammar mengatakan…
puisi nya bagus